You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Mengenal Lebih Dekat Sanggar Si Gebrak di Rawa Lele
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Mengenal Lebih Dekat Sanggar Si Gebrak di Rawa Lele

Pemain musik gambang kromong umumnya didominasi kaum orang tua. Namun hal ini tidak berlaku di Sanggar Si Gebrak yang beralamat di Jalan Peta Barat, Kampung Rawa Lele, RT 06/07, Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.

Tujuan saya ingin melestarikan musik gambang kromong supaya bisa diteruskan generasi muda

Di sanggar tersebut, musik gambang kromong tidak hanya dimainkan para orang tua dan dewasa, tapi juga anak-anak usia SMP dan SMA yang mencintai kesenian Betawi.

Perjuangan Sanggar Widya Pelangi Pertahankan Eksistensi Musik Samrah

"Sanggar Si Gebrak saya dirikan tahun 2014. Niatnya sebagai ajang kreativitas seni bagi remaja dan pemuda di Kampung Rawa Lele," ujar M.Yasin (41), Pendiri Sanggar Si Gebrak kepada Beritajakarta.id, Sabtu (25/4).

Yasin menuturkan, sejak dahulu hingga kini, Kampung Rawa Lele masih ramai dihuni masyarakat asli Betawi. Sebagian besar dari mereka peduli akan kesenian Betawi hingga membuat wadah seni melalui Karang Taruna Rawa Lele pada Januari 2020.

"Wadah karang taruna yang dibentuk kala itu minim kegiatan dan jarang mentas. Kalau pun ada hanya saat acara spesial seperti HUT Kota Jakarta dan HUT Kemerdekaan RI," tuturnya.

Melihat kondisi itu, Yasin berinisiatif membuat wadah seni baru dengan mendirikan Sanggar Si Gebrak. Sanggar tersebut didirikan untuk mengajarkan para pemuda di wilayahnya cara memainkan alat musik gambang kromong mulai dari gendang, tehyan, gambang, kromong, gong hingga kecrek.

"Usaha saya pun membuahkan hasil. Jumlah anggota yang bergabung di sanggar ini sudah ada 20 orang. Sebagian anggota saya anak-anak remaja usia SMP dan SMA," tuturnya.

Meski terbilang baru, sanggar yang pernah meraih Juara Harapan II Lomba Gambang Kromong tingkat Kota Jakarta Barat pada 2019 lalu ini rutin berlatih setiap Minggu dari pukul 10.00-15.00. Belakangan, Sanggar Si Geprak juga kerap mendapat undangan pementasan di beberapa tempat seperti Bandung dan wilayah Jabodetabek.

"Tujuan saya ingin melestarikan musik gambang kromong supaya bisa diteruskan generasi muda," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

    access_time27-01-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  2. Cuaca Berawan Diprediksi Naungi Jakarta Hari Ini

    access_time26-01-2026 remove_red_eye1193 personDessy Suciati
  3. Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

    access_time26-01-2026 remove_red_eye984 personDessy Suciati
  4. Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

    access_time29-01-2026 remove_red_eye956 personDessy Suciati
  5. KORPRI DKI Salurkan Donasi untuk Penyintas Bencana di Sumatra

    access_time30-01-2026 remove_red_eye780 personFakhrizal Fakhri
close